Personel CISF yang bertugas mencoba meyakinkannya, tetapi dia menolak untuk mendengarkan. Ini menghentikan proses pemeriksaan keamanan dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang lain dalam antrean.
Pria itu diminta untuk menyingkir dan tidak akan diizinkan naik pesawat tanpa mengikuti protokol keamanan yang diperlukan. Meski begitu, dia akhirnya menerima untuk melakukan pemeriksaan keamanan dan melepas jam tangannya.
"Dia telah setuju untuk mengikuti proses dan diizinkan naik pesawat. Tidak ada kasus yang didaftarkan," tambahnya.
(Salman Mardira)