SEORANG pria menghentikan proses pemeriksaan keamanannya di Bandara Kempegowda Bengaluru, India. Ia menolak untuk meletakkan jam tangan mahal merek Rolex ke dalam nampan guna menjalani pemeriksaan keamanan yang wajib dilakukan.
Baca juga: Nonaktifkan Pengeras Suara, 14 Bandara Beken Ini Sekarang Jadi Senyap
Dia kemudian ditahan sebentar agar tidak mengganggu antrean penumpang lainnya, dan diizinkan naik pesawat hanya setelah menyelesaikan proses pemeriksaan keamanan.
Melansir dari NDTV, Sabtu (1/1/2022), salah seorang penumpang di bandara memuji dedikasi yang ditunjukkan oleh personel Central Industrial Security Force (CISF), otoritas keamanan penerbangan di India yang tengah bertugas.
Petugas itu mengatakan bahwa insiden tersebut dilaporkan pada Selasa, saat seorang pria yang dijadwalkan naik penerbangan tujuan Delhi mengantre untuk pemeriksaan keamanan wajib di bandara.
Baca juga: 5 Lokasi Terbang Favorit Pilot di Dunia, Ada Indonesia?
"Pada gilirannya, dia diminta oleh personel CISF untuk mengeluarkan barang-barang logam termasuk jam tangan dan memasukkannya ke dalam nampan untuk pemeriksaan keamanan. Dia menolak untuk mengikuti protokol keamanan dengan mengeklaim jam tangan Rolex miliknya bernilai 40 lakh dan bisa dicuri selama proses tersebut," ujar petugas.
Personel CISF yang bertugas mencoba meyakinkannya, tetapi dia menolak untuk mendengarkan. Ini menghentikan proses pemeriksaan keamanan dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang lain dalam antrean.
Pria itu diminta untuk menyingkir dan tidak akan diizinkan naik pesawat tanpa mengikuti protokol keamanan yang diperlukan. Meski begitu, dia akhirnya menerima untuk melakukan pemeriksaan keamanan dan melepas jam tangannya.
"Dia telah setuju untuk mengikuti proses dan diizinkan naik pesawat. Tidak ada kasus yang didaftarkan," tambahnya.
(Salman Mardira)