Sayangnya kuda sembrani diceritakan kabur dari kandang. Kaburnya kuda sembrani membuat sedih Gusti Ratu Puteri. Dia berusaha mengejarnya meskipun dalam keadaan mengandung.
"Jangan, Gusti. Jangan berlari mengejar kuda itu," kata Ki Bodho.
Dia melanjutkan, "Kuda itu dapat terbang. Tak mungkin Gusti dapat mengejarnya."
Gusti Ratu Puteri mengalami keguguran akibat mengejar kuda sembrani. Tempat gugurnya kandungan permaisuri lalu dinamakan Banyu Tetes.
Kini tempat tersebut terletak di Gunung Permoni, sebelah selatan Plered, wilayah Kota Gede.
(Salman Mardira)