Vaksinasi Anak Penting Guna Mendukung Proses Pembelajaran Tatap Muka

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Selasa 21 Desember 2021 09:57 WIB
Vaksinasi Covid-19 (Foto: Northwestern)
Share :

PELAKSANA Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu menyebut penggunaan jenis vaksin Sinovac untuk anak usia 6-11 tahun telah mendapat rekomendasi dan izin Emergency Use Authorization (EUA) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Jadi untuk saat ini yang sudah ada izin itu baru Sinovac. Ya nggak tahu ya tahun depan minggu depan minggu depan sudah ada (vaksin lain) juga yang lolos dari BPOM bisa juga vaksin lain tapi untuk saat ini Sinovac," kata Maxi dalam diskusi virtual dikutip, Selasa (21/12/2021).

 

Menurut Maxi hal itu yang menjadi pedoman Kemenkes menggunakan vaksin jenis Sinovac untuk anak usia 6-11 tahun. Ia pun menambahkan tidak aturan merek atau jenis vaksin dalam peraturan menteri kesehatan (Permenkes).

"Soal Vaksin kami di peraturan keputusan Menteri Kesehatan tidak mengatur satu atau dua jenis vaksin yang di yang diatur adalah vaksin yang sudah memenuhi syarat EUA dari badan POM itu," tuturnya.

Sebelumnya, Maxi mengatakan vaksinasi anak penting dilakukan guna mendukung proses pembelajaran tatap muka (PTM). Ia mengklaim bahwa risiko terpapar anak saat PTM pun dapat diminimalisir dengan vaksinasi Covid-19.

 Baca juga: Daftar Terbaru WNA 13 Negara Dilarang Masuk ke Indonesia Demi Cegah Omicron

"Vaksinasi anak 6-11 tahun penting untuk mendukung pembelajaran di sekolah. Kalau dilakukan vaksin anak sekolah itu ya dia pulang ke rumah aman, biar tidak menyebar, apalagi kalau ada punya kakek nenek di rumah yang sudah usia lanjut belum divaksin," ucapnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya