"Sifatnya minimal. Kalau lebih dari 6 bulan harus mulai dari yan pertama? Saat ini kebijakannya belum seperti itu. Tetap diberikan dosis berikutnya walau sudah lewat," kata Ardiana.
Ardiana mengatakan, vaksin dosis pertama memberikan kekebalan walau belum seoptimal bila seseorang mendapatkan juga vaksin dosis kedua. Booster vaksin menjadi tambahan untuk pembentukan antibodi.
Beberapa waktu lalu sempat ada pembahasan mengenai jenis vaksin yang bagus untuk melindungi tubuh dari sebagian varian Covid-19. Namun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. "Mungkin nanti sifatnya melengkapi dosis vaksin. Tetapi saat ini belum menjadi kebijakan karena masih memerlukan data penelitian lebih lanjut," tutur Ardiana.
Dia menambahkan, vaksinasi COVID-19 dosis lengkap diharapkan bisa memberikan kekebalan jangka panjang. Tetapi jika ternyata ada penurunan maka, booster vaksin jenis yang seperti dosis 1 dan 2 akan diberikan. "Saat ini arahnya seperti itu. Skema pemberian booster kemungkinan akan segera kita lakukan," demikian tutur dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)