Suatu malam, seorang anak laki-laki dari desa Yamada kebetulan sedang berjalan pulang sendirian. Saat ia berbelok ke jalan sempit, seorang gadis cantik datang berjalan ke arahnya.
Begitu mendekat, dia memperhatikan bahwa gadis cantik itu tersenyum padanya. Anak laki-laki itu berpikir ada sesuatu yang aneh tentangnya, tetapi dia tertarik dengan penampilan cantiknya, dan tersenyum kembali padanya. Ketika dia melakukannya, rambutnya jatuh berantakan dan menerkam dirinya.
Anak laki-laki itu terkejut dan berjuang untuk melepaskan diri dari cengkeramannya. Rambutnya naik seperti tentakel dan kaitnya tersangkut di kemejanya, merobeknya dari punggungnya.
Entah bagaimana, dia berhasil melarikan diri dan berlari kembali ke rumahnya secepat yang dia bisa. Kemudian mengunci pintu di belakangnya dan berdiri dengan gemetar ketakutan.
Dia pun duduk di balik pintu dan menunggu sampai fajar tiba. Sebelum iutu, dia terus mendengar Harionago yang berteriak dan mencoba untuk masuk dan menangkapnya dengan menerkam pintu.
Dan di pagi hari, ketika berani membuka pintu, dia menemukan ratusan goresan yang dalam di pintu tersebut. Sementara hantu cantik itu telah menghilang.
(Salman Mardira)