BADAN Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, atau Food and Drug Administration (FDA) memiliki skema rencana baru terkait penggunaan vaksin Covid-19 untuk suntikan penguat (booster).
Menurut New York Times, FDA punya rencana mengizinkan orang-orang untuk menerima vaksin Covid-19 booster dengan campuran dari jenis merek yang berbeda dari vaksin dosis satu dan dua yang sebelumnya telah diterima.
FDA kemungkinan menyarankan orang-orang untuk bisa menerima suntikan vaksin booster yang sama seperti dosis vaksin yang diterima sebelumnya. Tetapi dilaporkan tidak akan merekomendasikan merek tertentu di atas merek lain.
Sebelumnya, FDA sudah menyetujui penggunaan booster untuk vaksin Pfizer-BioNTech enam bulan setelah penyuntikan dosis yang kedua. Kemungkinan FDA akan mengizinkan suntikan booster untuk vaksin Moderna dan Johnson & Johnson.