Mengenal LSD, Narkoba Sintetis yang Dipakai oleh Jeff Smith

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Kamis 09 Desember 2021 16:33 WIB
Jeff Smith. (Foto: Instagram)
Share :

AKTOR Jeff Smith kembali ditangkap terkait kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba, setelah dia baru bebas pada 14 September silam. Jeff Smith ditangkap memiliki Lysergic Acid Diethylamide (LSD), narkoba sintetis.

Pria berusia 23 tahun tersebut membeli narkoba jenis LSD secara online dengan jumlah 50 lembar. Dari 50 lembar yang telah dibeli sebanyak 48 lembar diantaranya telah habis dikonsumsi sendiri.

LSD sendiri merupakan narkoba sintetis yang terbuat dari sari jamur kering yang tumbuh di rumput gandum dan biji-bijian. Kandungan asam lysergic dari jamur ergot inilah yang kemudian diolah menjadi LSD.

Mengutip laman resmi Badan Narkotika Nasional (BNN), LSD yang beredar di Indoensia selama ini umumnya mengandung zat lisergida. Namun, pada 2013 lalu, UPT Uji Laboratorium BNN menemukan tiga zat baru yang terdapat pada LSD yakni, 25C-NBOMe, 25BNBOMe, dan 251-NBOM.

Senyawa 25C-NBOMe dan 25I-NBOMe merupakan turunan dari fenetilamine dan memiliki efek psychedelic (reaksi menenangkan yang jika berlebihan dapat mengakibatkan seseorang tidak sadarkan diri) bagi tubuh manusia. Sedangkan 25B-NBOMe memiliki efek halusinogen saat dikonsumsi. Zat ini juga merupakan pengembangan/turunan dari fenetilamine (2CB).

Situs drugfreeworld.org menyebut bahwa narkoba yang diduga digunakan oleh Hanbin ini pertama kali diracik oleh seorang ahli kimia bernama Albert Hofmann. Kala itu, Hoffman yang tengah bekerja di Pabrik Farmasi Sandoz, Basel, Swiss, tengah mencari stimulan untuk darah dengan cara meneliti lysergic acid. Pada awalnya, ia tidak menyadari dampak halusinogen yang disebabkan oleh penggunaan LSD.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya