Ini bukan pertama kalinya Maroko memberlakukan larangan terbang. Pada Oktober lalu, penerbangan dari Inggris, Jerman dan Belanda dilarang karena khawatir kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah negara Eropa.
Sejauh ini, keputusan Maroko untuk membatalkan penerbangan Inggris telah memengaruhi 160.000 pelanggan Ryanair.
(Foto: Instagram/@haz_aviation)
Keputusan maskapai untuk membatalkan semua penerbangan hingga Februari telah membuat 230.000 pelanggan Ryanair tambahan menghadapi gangguan pada rencana perjalanan mereka.
Kantor Luar Negeri Inggris telah menyarankan para pelancong untuk menghubungi maskapai penerbangan atau operator tur mereka guna mendapatkan masukan tentang perjalanan ke maupun dari Inggris.
(Rizka Diputra)