Para penumpang pun mulai merasa khawatir, diawali dengan adanya sedikit guncangan. Serta beberapa kali pengumuman dari petugas agar segara mengenakan sabuk pengaman.
Ketika semua orang sudah lebih tenang, pramugari memberikan pengumuman bahwa pesawat akan segera landing, dan mengimbau penumpang bersiap mendarat.
Namun, sebelum pramugari selesai mengumumkan, turbulensi hebat justru terjadi. Fadly dalam penjelasannya juga menyebut bahwa keadaan pesawat seperti naik roller coaster. Guncangan naik turunnya begitu terasa. Bahkan, ada satu momen kurang lebih 5 detik itu pesawat turun begitu kencang.
Penumpang pun berteriak histeris, bahkan tangisan anak kecil kian membuat penumpang panik penuh kepasrahan. Untungnya, pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
(Rizka Diputra)