Main ke Palangka Raya, Berikut 15 Oleh-oleh Wajib Kamu Bawa Pulang

Wilda Fajriah, Jurnalis
Kamis 02 Desember 2021 12:03 WIB
Pernak pernik khas Dayak, oleh-oleh khas Palangka Raya, Kalteng (Foto: Instagram/@dara_kumang.id)
Share :

KOTA Palangka Raya yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ini menyimpan keindahan potensi wisata sehingga menjadi daya tarik para wisatawan datang ke kota ini.

Sebagian daerah yang didominasi kawasan hutan lindung menjadikan Palangka Raya memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Tidak hanya itu, berbagai oleh-oleh khas Palangka Raya mulai dari kuliner hingga pernak-pernik, bakal jadi kenangan manis saat Anda membelinya.

Penasaran apa saja oleh-oleh yang bisa Anda bawa pulang saat berkunjung ke Palangka Raya? Dirangkum MNC Portal Indonesia, berikut 15 daftar di antaranya.

1. Kain Batik

Kain batik merupakan kerajinan tangan yang bisa Anda beli saat berkunjung ke sana. Kain batik dibuat dengan tangan terampil sehingga memiliki makna yang sarat akan kebaikan. Banyak petuah dan nasihat yang ada pada batik.

Apabila memberikan kain batik kepada seseorang konon ada makna khusus yang tersembunyi sehingga orang akan paham makna yang ada di dalamnya. Sikap ini tentu akan baik jika terus dijaga hingga ke anak cucu nanti.

2. Souvenir Khas Palangka Raya

Berikutnya ada aneka souvenir berupa gantungan kunci, ikat kepala, tas atau gelang yang bisa dijadikan oleh-oleh. Aneka souvenir ini terbuat dari bahan alami yang ada di Palangka Raya. Ada yang berupa batu cantik, manik-manik dan aneka benang.

Semua bahan tersebut dapat menjadi benda yang unik dan bermanfaat. Biasanya, orang menggunakan tas dari kain atau rajutan namun di kota ini banyak yang menggunakan manik-manik sebagai hiasan.

(Foto: Topi kulit kayu, Foto: Instagram/@borneo_etnik)

3. Topi Kulit Kayu

Palangka Raya kaya akan hasil hutan yang sangat banyak dan beragam. Tidak hanya ikan saja yang menjadi andalan kota ini, hasil hutan berupa kayu dan rotan menjadi buah bibir yang sangat populer di masyarakat.

Ternyata di antara aneka kayu tersebut kulitnya dapat dijadikan sebuah benda antara lain topi. Konon, topi Palangka Raya ini lebih awet dan tahan lama.

Topi kayu kulit ini bisa Anda dapatkan di toko khusus yang menyediakan topi. Ada juga di pinggir jalan raya atau di pasar tradisional. Banyak orang yang produksi topi ini secara manual, ada juga yang produksi secara home industri dan menjadi lapangan kerja bagi penduduk lokal.

4. Lemang

Makanan ini terbuat dari beras dan ketan yang dibuat seperti lontong. Cara pengolahannya tidak dengan dikukus, namun dengan cara dibakar dengan ruas bambu.

Apabila sudah matang bentuknya mirip sekali dengan lontong daun pisang namun ketika masuk kelidah rasanya begitu berbeda. Ada rasa gurih, pulen dan lembut, begitulah penggambaran makanan khas yang satu ini.

(Wadi Ikan, Foto: Instagram/@mefstizen)

5. Wadi Ikan

Nama wadi ini diambil dari nama olahan ikan yang dilakukan dengan cara fermentasi. Orang palangkaraya suka dengan pengawetan ikan karena jumlahnya yang cukup banyak akan membuat ikan cepat basi sehingga kurang aman dikonsumsi.

Jenis ikan yang dijadikan wadi ada beragam jenis antara lain patin, haruan, sapat, papuyu, saluang dan bawal. Beragam ikan tersebut diracik dan diramu dengan beras dan garam yang telah disangrai. Kemudian selama seminggu direndam agar garam dan beras bisa masuk hingga ke tulang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya