Di sela-sela pameran juga dilaksanakan unjuk bincang secara hibrida dengan Kepala Museum Tenun Ikat Ende, Ali Abubakar Pae dan para pengrajin tenun ikat di Ende. Pameran tenun NTT dibuka dengan penampilan Tari Maumere dari Sekolah Bhinneka Nagoya.
Pameran Tenun Ikat NTT merupakan rangkaian kegiatan promosi dan layanan terintegrasi KBRI Tokyo di Toyota City yang meliputi pelayanan konsuler dan keimigrasian, konsultasi perpajakan dan usaha kecil, peresmian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sekolah Nusantara dan pergelaran seni budaya.
Usai membuka Pameran Tenun Ikat NTT, Dubes Heri meninjau langsung kegiatan Pelayanan Kekonsuleran dan Keimigrasian warga Indonesia yang dilaksanakan secara paralel di tempat yang sama.
(Rizka Diputra)