Selain meminta maaf dan mengakui bahwa wayang kulit adalah asli Indonesia, Adidas dan sang artist pembuat desain sepatu tersebut menjelaskan bahwa tidak bermaksud untuk mengklaim wayang kulit dari Indonesia.
“Untuk menghindari keraguan, baik brand maupun artist tidak bermaksud mengklaim bentuk seni budaya Indonesia. Sekali lagi kami berterima kasih atas dukungan Anda terhadap merek ini, dan para pembuat yang berkolaborasi dengan kami," tutupnya.
Kini, mereka sudah memperbaiki keterangan dalam unggahan Instagram-nya. Mereka menambahkan Indonesia sebagai negara asal warisan budaya wayang kulit.
"Berasal dari Indonesia, Wayang Kulit telah menginspirasi bagian lain di Asia Tenggara. Desain #Ultra BOOST DNA City Pack memberikan penghormatan untuk bentuk seni dengan menggabungkan elemen Wayang Kulit dengan palet warna modern, dalam pendekatan "lama bertemu-baru" pada DNA UltraBOOST,” tulis Adidas dalam keterangan terbarunya.
(Dyah Ratna Meta Novia)