"Kehadiran kita bukan hanya karena kecintaan terhadap Sulbar. Lebih dari itu, merupakan bentuk perhatian dan komitmen pada upaya pelestarian kesenian dan kebudayaan di bumi bekas Afdeling Mandar ini," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat, Prof Gufran Dharma Dirawan berujar bahwa Taman Budaya Buttu Cipping merupakan salah satu cagar budaya yang telah diamanahkan Pemerintah Republik Indonesia.
"Upaya dalam membangun sebuah kawasan budaya merupakan satu bagian yang tidak hentinya diperjuangkan, membangun, menjaga dan melestarikan budaya bagi seluruh lapisan masyarakat Sulbar," kata Gufran.
Baca juga: 5 Kuliner Lezat Khas Mandar, Bau Peapi hingga Jepa
(Foto: Pemprov Sulbar)
Sedangkan, Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III mengatakan, kehadirannya pada peresmian Taman Budaya Buttu Ciping itu karena Mandar merupakan daerah bagian dari dirinya, selaku Raja Gowa saat ini, sebab di Sulbar banyak terdapat kerabatnya.
"Apalagi berdasarkan sejarah, Kerajaan Gowa memiliki tali persaudaraan yang kental dengan Kerajaan Mandar di masa lampau," ujar Andi Kumala Idjo Daeng Sila.
(Rizka Diputra)