Selain itu, eksibisi juga bakal membongkar misteri ‘Stonehenge’, menggambarkan bagaimana Inggris dan Irlandia merupakan tempat berkembang biaknya ide-ide baru ribuan tahun yang lalu dengan ratusan artefak dari seluruh Inggris dan Eropa.
"Nebra Sky Disc dan liontin matahari adalah dua benda paling luar biasa yang bertahan hidup dari Zaman Perunggu Eropa," ucap Neil Wilkin sang kurator pameran mengatakan kepada Associated Press.
"Sementara keduanya ditemukan ratusan mil dari Stonehenge, kami akan menggunakannya untuk menyinari dunia luas yang saling terhubung yang ada di sekitar monumen kuno, yang mencakup Inggris, Irlandia, dan daratan Eropa. Ini akan membuka mata,” ujarnya dikutip.
Adapun pengunjung juga akan belajar tentang mitologi dan kosmologi yang mengelilingi salah satu landmark bangunan paling terkenal di Inggris selain jam Big Ben itu selama acara berlangsung, yakni pada 17 Februari hingga 17 Juli 2022.
(Salman Mardira)