Peta Bintang Tertua di Dunia Berusia 3.600 Tahun Segera Dipamer di Museum

Ahmad Haidir, Jurnalis
Kamis 28 Oktober 2021 13:00 WIB
Peta bintang tertua di dunia, Nebra sky disk (LDA Sachsen-Anhalt, Jural Liptak via Travel+Leisure)
Share :

BAGI para pecinta astronomi tentu familiar dengan ‘Nebra Sky Disc’, yang merupakan peta bintang tertua di dunia yang pernah ditemukan dan berusia lebih dari 3.600 tahun.

Peta tersebut secara eksklusif akan dipajang di acara ‘British Museum London’ yang rencananya bakal dilangsungkan pada 2022.

Baca juga: Museum London Visualisasi Mimpi Buruk Warganya Selama Pandemi Covid-19

Sebagai informasi, "Nebra Sky Disc" ditemukan di Jerman pada tahun 1999 dan dianggap sebagai penggambaran kosmos tertua yang pernah ditemukan.

Melansir dari Travel+Leisure, Kamis (28/10/2021), sejarawan percaya bahwa piringan itu berasal dari sekitar tahun 1600 SM.

Peta tersebut berbentuk cakram perunggu 12 inci memiliki patina biru-hijau dan dihiasi dengan simbol bertatahkan emas, dianggap mewakili matahari, bulan, dan bintang.

Baca juga: 7 Museum Pop-Up Instagramable nan Menggemaskan

Sementara itu untuk pertama kalinya, Nebra Sky Disc melakukan perjalanan ke luar Jerman dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Pameran seni yang dilangsungkan oleh Museum London tersebut juga akan menampilkan liontin matahari langka berusia 3.000 tahun yang menurut museum adalah salah satu kepingan emas Zaman Perunggu paling signifikan yang pernah ditemukan di Inggris.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya