Pamer ke Bali Usai Kabur dari Karantina, Psikolog Sebut Rachel Vennya Tak Miliki Empati

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 23 Oktober 2021 12:41 WIB
Rachel Vennya saat Diperiksa. (Foto: Okezone)
Share :

Menurutnya, jika dilihat dari kacamata psikologi maka perbuatan Influencer ini merupakan wujud dari respon yang tidak baik. Pasalnya, setelah namanya cukup dikenal berkat dukungan para pengikutnya ia justru tidak menjalankan perannya sebagai Influencer. "Sikap yang tidak patuh ini malah bisa bikin kasus Covid-19 mengalami kenaikan lagi," tambah dia.

Sekadar informasi, Rachel Vennya dan pacarnya, Salim Nauderer, mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis 21 Oktober 2021. Dia diperiksa selama 9 jam di Polda Metro Jaya soal kasus kaburnya saat karantina. Rachel Vennya dicecar 35 pertanyaan oleh polisi.

Pemeriksaan tersebut seputar kronologi kaburnya Rachel Vennya, manajernya dan pacarnya saat karantina. Polisi mengungkap selebgram itu terancam 1 tahun penjara jika terbukti melanggar ketentuan karantina.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut ada dugaan pasal persangkaan di Pasal Wabah Penyakit dan UU Karantina Kesehatan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya