Oleh karenanya Menparekraf memberi bantuan seprai untuk 42 homestay itu, mengingat selama ini fasilitas tempat tidur maupun kamar mandi masih belum standar internasional, seperti warna seprai, sarung bantal, termasuk handuk yang masih warna beragam, selain putih.
"Karena memang homestay itu standarnya seprai, sarung batal, berwarna putih supaya bisa dilihat kebersihannya," kata Sandiaga.
Ini bantuan langsung kami hadirkan, karena disini tergolong banyak homestay, tapi belum standardisasi. Karena homestay berkelas dunia adalah putih, dan karena disini sudah menerima kunjungan wisatawan dari Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Singapura, maka ini juga harus memiliki standar internasional," katanya.
(Salman Mardira)