MENYAMBUT Hari Osteoporosis Sedunia yang jatuh pada 20 Oktober tiap tahunnya, edukasi terhadap semua orang terutama perempuan Indonesia diperlukan untuk mewaspadai penurunan massa tulang mulai usia 30 tahun.
Selain itu masyarakat juga wajib memahami pentingnya mengonsumsi kalsium dan vitamin D untuk mencegah Osteoporosis. Penelitian International Osteoporosis Foundation menunjukkan, risiko perempuan terkena osteoporosis empat kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Menurut Infodatin Kementerian Kesehatan RI 2020, pada 2050 diperkirakan ada 6,3 juta orang per tahun mengalami patah tulang pinggul di seluruh dunia. Menariknya, lebih dari setengah kejadian patah tulang terjadi di Asia.
Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK menjelaskan, osteoporosis adalah penyakit di mana tulang kehilangan kepadatan. Kondisi ini membuat tulang akhirnya menjadi rapuh. Alhasil tekanan ringan seperti membungkuk atau batuk dapat menyebabkan patah tulang.