Mr Godfrey percaya database sinyal radio dapat menemukan petunjuk penting soal tempat pesawat itu terkutuk jatuh. Diperlukan waktu dua bulan untuk menelusuri basis data guna menemukan jejak yang mungkin ditinggalkan MH370.
Hilangnya pesawat Malaysia Airlines, yang membawa 239 orang di dalamnya, menjadi misteri penerbangan paling sulit dipahami dan mahal di dunia. Kasus ini membingungkan tim pencari sejak menghilang pada 8 Maret 2014.
Pesawat itu menghilang dari radar setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, menuju Beijing, China.
Tujuh tahun setelah penerbangan MH370, beberapa penyelidik percaya captain pesawat membuat serangkaian gerakan zig-zag untuk membuang tim lalu lintas udara dan menghindari sistem radar.
(Rizka Diputra)