Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Amerika, Namanya R.1 yang Serang Lansia

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 24 September 2021 11:34 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

SELAMA vaksin belum disebarkan di seluruh dunia dan orang-orang masih tidak taat dalam menerapkan protokol kesehatan, maka bahaya adanya varian baru terus muncul. Jika sebelumnya ada varian Delta, Delta Plus dan varian Mu, kini kembali ditemukan mutasi varian baru dengan nama R.1.

Menurut laporan Fox News, varian R.1 mewabah di panti jompo wilayah Kentucky. Tapi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) belum mengidentifikasi varian R.1 ini sebagai varian of interest (VoI) atau variant of concern (VoC).

Dari hasil penyelidikan, ada 46 kasus Covid-19 varian R.1, termasuk 26 adalah lansia dengan 18 orang sudah divaksinasi lengkap, dan 20 orang lainnya adalah petugas kesehatan yang bertugas di sana. Mereka juga dipastikan sudah divaksin.

Diketahui bahwa varian R.1 ini mudah menyebar dan memiliki kemampuan mengurangi netralisasi serum pemulihan pada mereka yang sudah divaksin. Artinya, varian ini juga kebal vaksin.

"Tingkat serangan pada penduduk yang tidak divaksinasi tiga kali lebih tinggi dari pada penduduk yang divaksinasi. Pada petugas kesehatan yang tidak divaksinasi, tingkat serangan adalah 4,1 kali lebih tinggi dari pada petugas kesehatan yang divaksinasi," papar laporan tersebut, Jumat (24/9/2021).

Laporan menerangkan bahwa 3 penghuni panti jompo meninggal dunia, dua di antaranya tidak divaksinasi. Menurut Haseltine, varian ini bekerja dengan memperbanyak diri sendiri saat sudah masuk ke dalam tubuh seseorang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya