Video ini disukai lebih dari 15.000 kali dan dibanjiri ratusan komentar warganet.
"Itu sangat bagus, kamu mendapatkan sayapmu kembali, gadis," tulis salah satu netizen.
"Ini sangat istimewa, senang melihat cerita pariwisata yang positif," tambah yang lain.
“Saya merasakan hal yang sama ketika saya kembali terbang. Pekerjaan terbaik di dunia,” timpal warganet.
(Foto: News.com.au)
Bulan lalu, Qantas memperkirakan bahwa maskapai akan melanjutkan perjalanan internasional pada Natal, dengan Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Kanada di antara tujuan luar negeri pertama yang akan diterbangi.
Maskapai nasional Negeri Kangguru itu menyatakan, rencana penerbangan luar negerinya terkait dengan pembukaan kembali perbatasan internasional telah sejalan dengan program vaksin Pemerintah Australia, yang diproyeksikan mencapai 80 persen pada Desember mendatang.
Qantas membuat pengumuman pada 26 Agustus karena melaporkan kerugian mengejutkan sebesar USD2,3 miliar sebelum pajak karena penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan berujung malapetaka terhadap industri penerbangan.
(Rizka Diputra)