Dr. Ziyad Al-Aly, salah satu penulis studi menyebutkan temuan ini memperlihatkan ada keterkaitan antara kondisi Long Covid dengan penyakit ginjal.
“Temuan kami menekankan pentingnya memperhatikan fungsi dan penyakit ginjal dalam merawat pasien yang telah terinfeksi Covid-19,” ujar dokter dari Universitas Washington tersebut.
Secara keseluruhan, orang dengan Long Covid mempunya kemungkinan 25 persen lebih tinggi daripada orang yang tidak terinfeksi untuk mengalami penurunan eGFR 30 persen dengan risiko lebih tinggi pada orang yang selamat dari penyakit yang lebih parah.
Secara alami, fungsi ginjal sering menurun seiring bertambahnya usia tapi kerusakan ginjal pada orang yang mengalami Long Covid disebutkan lebih dari apa yang terjadi dengan penuaan ginjal secara normal melalui pertambahan usia.
(Martin Bagya Kertiyasa)