Banyak hal mengesankan yang bisa dirasakan bagi wisatawan saat berada di Desa Tamansari, apalagi kulinernya yang khas mulai dari, kopi, gula aren, susu, tahu walik, dan beragam kuliner lainnya yang juga bisa dijadikan oleh-oleh.
Bagaimana? Apa sudah terbayang nikmatnya oleh-oleh khas Desa Tamansari? Yuk #BeliKreatifLokal di secara online melalui website Jadesta.com, atau media sosial pelaku usahanya seperti @umami.banyuwangi, @ranis.bwi, dan @tahubanyuwangi.
Foto: Jadesta.com
4. Desa Adat Penglipuran, Bali
Foto (Penglipuran.net)
Bali memang selalu menyuguhkan pesona yang tak ada habisnya. Salah satunya adalah Desa Penglipuran, desa wisata yang berlokasi di Kabupaten Bangli ini menyuguhkan beragam macam keindahan, mulai dari alamnya hingga adat istiadat setempat yang masih sangat terjaga.
Desa Penglipuran merupakan salah satu kawasan yang memiliki tatanan teratur dari struktur desa tradisional, yaitu perpaduan tatanan tradisional dengan banyaknya ruang terbuka yang asri. Dengan melihatnya, membuat siapa pun yang datang ikut merasakan nuansa Bali pada dahulu kala.
Saat berkunjung, wisatawan akan disuguhkan pemandangan menarik deretan rumah-rumah tradisional yang serupa dari hulu hingga hilir desa. Penataan fisik dan struktur desa tersebut tidak lepas dari budaya dan adat yang dipegang teguh oleh masyarakat Penglipuran secara turun menurun.
Menariknya lagi, Desa Adat Penglipuran juga salah satu desa yang banyak melakukan acara ritual, seperti pemasangan dan penurunan odalan, galungan, kuningan, serta acara adat lainnya yang membuat wisawatan betah berlama-lama di desa wisata ini.
Di Desa Panglipuran juga tersedia berbagai kerajinan tangan khas untuk oleh-oleh seperti kerajinan keben lukis, miniatur Penglipuran, Bedeg, kerajinan akar bambu, tapel, dan masih banyak kerjinan tangan menarik lainnya.