Papeda merupakan salah satu kuliner khas Papua yang paling terkenal. Di Raja Ampat pun, makanan satu ini menjadi makanan yang paling dicari, apalagi kalau bukan papeda ikan kuah kuning. Papeda dari Raja Ampat ini memiliki tekstur yang lebih lengket dan cara membuatnya pun sangat sederhana, yakni mencampur air mendidih dengan tepung sagu, kemudian diaduk hingga memiliki tekstur laiknya lem.
Sebagai campurannya adalah ikan kuah kuning, yang merupakan masakan berbahan dasar ikan cakalang, tuna, gabus, mubara, atau tongkol. Nantinya, ikan ini dimasak dengan air menggunakan campuran kunyit, daun bawang, kemangi, serai, tomat, air jeruk nipis, jahe, bawang putih, dan cabai rawit. Kuah ini memiliki rasa yang gurih dan asam. Cara makannya pun cukup mudah, tinggal mencampurnya dengan papeda di dalam mangkok kemudian dimakan secara bersamaan.
Jika tak ingin repot memasak papeda lengkap dengan ikan kuah kuning, Anda bisa pesan secara online melalui akun media sosial @papoeabynature atau cek berbagai restoran lainnya di aplikasi pesan antar.
4. Ulat sagu
Foto: Instagram @dailyvillage
Kuliner lainnya yang cukup populer di Papua khususnya Raja Ampat adalah ulat sagu. Di Raja Ampat sendiri, olahan ulat sagu biasanya dibakar seperti sate atau dimasak dengan beragam macam bumbu khas Papua seperti rica-rica, balado, atau ditumis. Namun, ada sebagian masyarakat yang memang langsung mengonsumsinya mentah-mentah. Rasa dari ulat sagu mentah ini memiliki cita rasa manis gurih yang keluar dari perutnya saat digigit. Tak hanya itu, kuliner satu ini juga mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh, lho!
Instagram @dapurnene_sorong
Bagi Anda yang penasaran dengan cita rasa ulat sagu namun tidak berani memakannya mentah-mentah, jangan khawatir, saat ini ada banyak pelaku UMKM yang sudah menjual ulat sagu olahan menjadi kerupuk yang siap dimakan. Penasaran? Segera pesan secara online dari pengusaha lokal @dapurnene.sorong, sehingga Anda bisa menikmati olahan ulat sagu #DiRumahAja.