Tak Lekang Oleh Waktu, 5 Kuliner Jakarta Tempo Dulu yang Eksis Hingga Kini

Karina Asta Widara , Jurnalis
Senin 30 Agustus 2021 18:16 WIB
Foto: Dok Instagram @genikayu
Share :

Sebagai Ibu Kota negara, Jakarta memiliki beragam jenis kuliner lezat yang hingga kini tetap dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Berbagai makanan tradisional khas Suku Betawi yang masih eksis sampai saat ini, sudah ada sejak zaman Belanda dengan resep turun temurun.

Namun, makanan jadul Jakarta ternyata masih banyak dicari dan bisa kita temui di berbagai sudut kota. Selain bisa dibeli secara langsung, berbagai makanan ini juga bisa dipesan secara online dari rumah. Dengan kehadiran makanan jadul ini di rumah Anda, bisa menemani berbagai aktivitas #DiRumahAja. Nah, apa saja makanan jadul khas Jakarta? Ini dia ulasannya.

1. Asinan Betawi

 

Foto (Instagram @asinankamboja)

Bagi Anda yang suka ngemil, pasti tidak asing lagi nih dengan salah satu jajanan populer ini. Apalagi kalo bukan asinan Betawi, yakni sejenis makanan yang dibuat dengan bahan utama sayuran dan buah-buahan. Indonesia memiliki beragam kuliner khas, asinan menjadi salah satu hidangan yang dibuat melalui proses pengawetan dengan merendam buah atau sayur dalam larutan campuran air dan garam.

Asinan Betawi sangat mudah kita temui di berbagai restoran hingga kedai yang ada di Jakarta, seperti Asinan Betawi Ibu Yenni atau Asinan Betawi H. Mansyur. Namun, jika Anda tak mau keluar rumah, Anda bisa langsung membelinya secara online melalui aplikasi pesan antar yang ada #DiIndonesiaAja.

2. Kerak Telur

 

Foto : (Shutterstock)

Kalau bicara soal kuliner jadul Jakarta, pasti yang ada di pikiran Anda adalah salah satu jenis makanan legenda ini. Ya, kerak telur merupakan salah satu kuliner asli Betawi yang sudah ada sejak zaman Kolonial Belanda. Salah satu jenis kuliner legenda Jakarta ini pertama kali dibuat oleh masyarakat Betawi secara tak sengaja pada tahun 1970-an.

Bahan utama untuk membuat kerak telur antara lain, beras ketan putih, telur ayam atau bebek, ebi yang disangrai kering, ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir. Uniknya, makanan ini wajib ada pada saat perayaan-perayaan besar, seperti ulang tahun Kota Jakarta.

Biasanya, kerak telur bisa Anda temui di beberapa tempat di Jakarta, seperti Setu Babakan, Ragunan, kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Monas, hingga kawasan Kota Tua. Namun karena situasi pandemi, cukup sulit untuk menemukan jajanan satu ini ditempat-tempat tersebut. Tapi tak perlu khawatir, karena kemajuan teknologi, Anda bisa membeli jajanan jadul Jakarta ini secara online melalui aplikasi pesan antar, lho!

3. Ketoprak

 

Foto: (Instagram @ketoprakyanto)

Kuliner jadul lainnya khas Jakarta yang tak kalah nikmat adalah ketoprak. Salah satu jenis makanan khas Jakarta dengan bahan utama ketupat, tauge, bihun, dan tahu yang disiram dengan saus kacang ini sangat mudah ditemukan di berbagai sudut Kota Jakarta. Mulai dari gerobak atau kedai pinggir jalan, seperti Ketoprak Ciragil di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hingga restoran dengan konsep yang lebih fancy seperti di Sete Khas Senayan yang sudah memiliki banyak cabang di berbagai daerah. Makanan ini sangat nikmat disantap kapan saja, baik saat sarapan hingga makan malam.

Nah, selain bisa dibeli langsung, agar Anda tak perlu repot keluar rumah cukup dengan memesannya secara online, ya! Buka gadget Anda lalu pesan melalui aplikasi pesan antar.

4. Nasi Uduk

 

Foto (Instagram @the.lucky.belly)

Siapa yang tidak tahu nasi uduk? Makanan ini dibuat dari nasi putih yang diaron kemudian dikukus dengan santan, lalu diberi bumbu pala, kayu manis, jahe, daun serai, dan merica ini merupakan salah satu jenis kuliner jadul khas Jakarta yang sudah cukup lama eksis sampai sekarang. Nasi uduk dibuat oleh penduduk pulau Jawa pada 1910-1924 dan dipopulerkan oleh Hindia Belanda.

Nasi uduk atau dikenal dengan nasi uduk Betawi ini biasa dihidangkan dengan emping goreng, tahu goreng, telur balado, tempe, bawang goreng, ayam goreng, timun, yang disiram dengan sambal kacang. Bagaimana? Apa sudah tertarik untuk memakannya? Baiknya #DiRumahAja, ya! Anda bisa pesan secara online, seperti Nasi Uduk Gondangdia atau Nasi Uduk Ayam Goreng Zainal Fanani.

5. Soto Betawi

 

Foto (Instagram @yscooking)

Soto Betawi merupakan salah satu kuliner khas Jakarta yang sudah ada sejak 1977-1978. Sama seperti soto sulung dan soto Madura, soto Betawi juga menggunakan jeroan dan daging sapi sebagai bahannya. Bedanya adalah kuah dari soto Betawi ini memiliki tekstur kental dan rasa yang gurih karena menggunakan santan dengan campuran susu. Kedua campuran inilah yang membuat rasa soto Betawi begitu khas.

Soto Betawi sangat mudah kita temukan di berbagai kedai atau restoran yang ada #DiIndonesiaAja, namun bagi Anda yang tidak bisa keluar rumah, jangan khawatir. Anda tetap bisa mencicipi soto Betawi nan lezat ini dengan beli secara online. Cek di aplikasi pesan antar Soto Betawi H. Ma’ruf atau Soto Betawi H. Husein.

Bagaimana? Apa sudah terbayang menikmati kelezatan lima makanan khas Jakarta dari rumah? Tunggu apalagi, buka gadget Anda, lalu pesan melalui media sosial pengusaha lokal, aplikasi pesan antar, atau e-commerce favorit Anda, maka Anda siap kulineran online #DiRumahAja.

BACA JUGA: Makin Kece dengan Outfit of The Day Monokrom dari Jenama Lokal Pilihan

Berbagai kuliner khas Jakarta ini membuktikan eksistensinya sampai sekarang, mulai dari UMKM hingga restoran dengan konsep yang lebih mewah. Hal ini merupakan salah satu wujud antusiasme masyarakat terhadap kuliner Indonesia dari berbagai kalangan. Namun karena situasi pandemi, pengusaha kuliner lokal harus mampu untuk berinovasi menjual produknya agar mampu bertahan dan berkembang.

Seperti yang dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyebut beragam kuliner khas Nusantara merupakan identitas nasional. Sehingga tidak hanya harus dipertahankan, tetapi juga dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami pada prinsipnya dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat bersemangat, bahwa ini (kuliner) adalah nation identity," ungkap Sandiaga.

Saat pandemi seperti ini, baik produsen hingga konsumen harus berpartisipasi mengikuti vaksinasi, ya! Jangan lupa juga tetap patuhi protokol kesehatan 6M, yaitu mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang benar, menjaga jarak, menghindari keramaian, menghindari makan bersama, serta mengurangi mobilitas. Hal itu tentunya demi menekan angka penyebaran virus Covid-19 guna mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Selama berativitas #DiRumahAja, follow juga akun Instagram @pesonaid_travel untuk mendapatkan inspirasi lebih banyak tentang jalan-jalan dan belanja produk ekonomi kreatif lokal #DiIndonesiaAja.

CM

(Yaomi Suhayatmi)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya