Walau dengan tanggal yang berbeda, namun perayaan dilaksanakan masih berdekatan dengan hari Maulid Nabi. Dalam tradisi ini, setiap rumah akan membuat panjang mulud yang berisi telur hias dan bahan sembako atau keperluan sandang lainnya.
Panjang mulud dengan beragam bentuk ini kemudian dikumpulkan di masjid yang dilanjutkan dengan acara ngariung. Setelah itu, warga sekitar dan tamu dari desa lainnya melakukan ngeropok untuk berebut mengambil isi dari panjang mulud. Keseruan tradisi ini terasa saat menghias panjang mulud dan mengikuti kegiatan ngeropok.
4. Ziarah
Foto diambil sebelum pandemi Covid-19 (Foto: Instagram/@serangkeren_)
Selain berbagai tradisi unik yang telah disebutkan sebelumnya, Banten juga dikenal memiliki tradisi unik lainnya berupa ziarah ke makam raja dan syekh penyebar ajaran agama Islam. Berjalan seiring waktu, tradisi ini mampu membangkitkan geliat ekonomi masyarakat lokal dengan berjualan berbagai macam kebutuhan bagi para peziarah. Di antaranya seperti makanan ringan hingga makanan khas Banten, baju Muslim, serta kebutuhan lainnya.
Karena hal tersebut, menjadikan Banten sebagai salah satu destinasi wisata ziarah #DiIndonesiaAja. Selain memanjatkan doa untuk para raja dan syekh, Anda juga bisa belajar mengenai sejarah penyebaran agama Islam dan Kesultanan Banten. Saat sebelum pandemi, wisata ziarah yang hanya ada #DiIndonesiaAja ini dibuka setiap hari, namun umumnya warga Banten memiliki tradisi berziarah pada Kamis malam atau malam Jumat.
Wisata ziarah ini terdapat di Kawasan Banten Lama, tepatnya di Masjid Agung Banten yang merupakan makam dari Sultan Maulana Hasanudin dan istri, Sultan Ageng Tirtayasa, Pangeran Ratu, Sultan Maulana Muhammad, dan Sultan Zainul Abidin. Tak hanya di Kawasan Banten Lama, wisata ziarah ini juga berada di Gunung Santri, Bojonegara yang merupakan makam dari Syekh Muhammad Sholeh, lalu di Desa Caringin yang terdapat makam Syekh Muhammad Asnawi, dan makam Syekh Maulana Masyuruddin atau dikenal dengan nama Sultan Haji yang berlokasi di Cikadueun, Pandeglang.
Sebagai masyarakat yang baik, sudah sepatutnya kita mengetahui kekayaan tradisi dan budaya #DiIndonesiaAja. Nah itulah tradisi unik di Banten yang bisa Anda telusuri dan pelajari selama #DiRumahAja. Menarik ya! Agar liburan virtual lebih lengkap dan semakin seru, Anda dapat #BeliKreatifLokal khas Banten, seperti sate bandeng, batik Banten, madu asli dari Baduy dan kreasi khas para pelaku ekonomi kreatif lokal lainnnya.
Anda juga dapat dengan mudah menemukan produk khas Baduy yang saat ini sedang viral. Apa itu? Produk tersebut adalah baju adat khas Suku Baduy yang dikenakan Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato kenegaraan pada acara Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD tanggal 16 Agustus lalu.
(Foto: Setpres)