Untuk menekan angka penyebaran Covid-19, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terus diperpanjang. Kegiatan seperti bekerja, belajar, dan beribadah diimbau Pemerintah agar tetap kita lakukan dari rumah.
Tak perlu khawatir, meski #DiRumahAja, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengusir kejenuhan. Salah satunya dengan kembali mempelajari budaya yang hanya ada #DiIndonesiaAja. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi inspirasi sebagai agenda wisata setelah masa pandemi usai.
Tradisi budaya di setiap daerah selalu memiliki daya tarik tersendiri. Akan tetapi, perlu diingat, berbagai tradisi yang ada #DiIndonesiaAja dilaksanakan sebelum pandemi terjadi. Karena saat pandemi, berbagai kegiatan terkait perayaan tradisi harus ditunda terlebih dahulu, guna menghindari penyebaran virus Covid-19.
Tak terkecuali tradisi budaya yang ada di ujung barat Pulau Jawa, Banten. Provinsi dengan Ibu Kota Serang ini memiliki tradisi yang unik, mulai dari atraksi budaya seperti debus, ngariung, ngeropok, hingga kegiatan ziarah ke makam raja-raja ataupun tokoh penyebar ajaran Islam di wilayah ini. Walau saat ini belum bisa melihatnya secara langsung, simak yuk potret tradisi unik di Banten, berikut ini.
1. Debus
Foto diambil sebelum pandemi Covid-19 (Foto: Shutterstock)
Debus merupakan kesenian kuno dengan dasar bela diri khas Banten. Kesenian yang dapat berupa tarian dan atraksi kekebalan tubuh ini kerap menarik perhatian para penontonnya. Pasalnya, debus merupakan perpaduan dari keterampilan dan kekuatan batin. Para pemain atraksi debus ini disebut dengan jawara.
Atraksi kesenian yang hanya ada #DiIndonesiaAja ini biasanya menunjukkan bagaimana para jawara tidak kesakitan saat menusukkan paku pada lidah atau menggoreskan golok pada tangan dan bagian tubuh lainnya. Meski terkesan mengerikan, pertunjukan yang diiringi dengan alat musik tradisional ini terlihat begitu spektakuler. Penampilan debus biasanya hadir saat pembukaan acara resmi kesenian dan merupakan atraksi yang kerap dipertunjukkan dalam kegiatan pariwisata.
Baca Juga: Mengenal Pesta Lomban, Tradisi Larung Kepala Kerbau di Jepara