Menanti Strategi Pemulihan Sektor Pariwisata di Masa Pandemi

Agregasi VOA, Jurnalis
Rabu 25 Agustus 2021 04:02 WIB
Ilustrasi Bali (Shutterstock)
Share :

Ditambahkannya, pandemi virus corona yang membatasi aktivitas masyarakat harus dapat dimaknai secara positif, yakni dengan menciptakan karya seni dan budaya yang memanfaatkan ruang virtual untuk mengenalkan dan memasarkan pariwisata tanah air.

“Di tengah segala macam kehancuran dunia, aktivitas kebudayaan ini kok ada peningkatan-peningkatan yang memberikan, katakanlah titik-titik terang. Mungkin, ruang beraktivitas kebudayaan harus memiliki perspektif yang lebih luas, yaitu ada perspektif yang virtual,” imbuhnya.

Pemerintah Didorong Percepat Vaksinasi

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, mendorong pemerintah segera mempercepat vaksinasi kepada seluruh warga, khususnya yang berada di sekitar obyek wisata. Vaksinasi masif ini, kata Adik, diharapkan dapat menciptakan kekebalan atau imunitas kelompok, selain menumbuhkan kembali kepercayaan wisatawan.

"Percepatan vaksin secara masif terutama di komunitas destinasi wisata ini harus benar-benar digerojok (diperbanyak). Kalau di Borobudur, gerojok Borobudur dan sekitarnya. Kalau di Bali, gerojok Bali dan sekitarnya. Bromo, gerojok vaksin-vaksin di sekitarnya. Sehingga ini akan membentuk herd imunity, ini termasuk bagaimana cara kita mengembalikan kepercayaan wisatawan-wisatawan yang akan datang, ini juga diperlukan,” jelasnya.

Selain vaksinasi, Adik berharap pemerintah memastikan pelaku pariwisata tidak semakin terpuruk dalam hal ekonomi, dengan memberikan bantuan langsung maupun memberikan insentif pajak.

“Pemerintah juga kita harapkan dapat memberikan bantuan langsung yang tepat sasaran kepada insan-insan pariwisata. Pemerintah juga dapat memberikan insentif pajak, PPh itu sampai nol persen, selama pandemi belum pulih.”

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya