Gejala tertinggal dapat berupa batuk terutama setiap pagi dan malam, merasa lemas, mudah lelah, nyeri ulu hati, merasa pegal linu terutama di sendi-sendi besar, anosmia (hilangnya kemampuan indra penciuman), dan saturasi oksigen rendah.
“Virus-virus Covid ini hilang, sel peradangannya ini butuh waktu untuk digantikan yang baru, dan menggantikan sel yang rusak itu butuh energi” tutur dr. Tirta.
dr. Tirta pun menyebutkan bahwa ketika penyintas merasa lemas maka sel peradangan sedang bekerja membenahi sel tubuh yang rusak. Ia pun menyebutkan solusi untuk mengatasi gejala yang terasa saat proses pemulihan yaitu dengan mengkonsumsi zat yang membangun tubuh yaitu protein seperti tempe, tahu, putih telur, dan ikan bandeng.
“Dan kurangi gulanya, seperti biasa, semakin banyak gula, semakin bangkai virus gak bisa menyingkir, karena bangkai virus ini menempelnya sama gula” tutur dr. Tirta.
Yuk simak penjelasan lengkapnya hanya di YouTube channel Tirta PengPengPeng!
(Martin Bagya Kertiyasa)