MEMANG tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Ada beberapa kriteria yang membuat seseorang tiak bisa mendapatkan vaksin Covid-19, seperti penyakit auto-imun atau bahkan kondisi kesehatan seseorang pada hari akan divaksin.
Tidak jarang, ada mereka yang gagal divaksin dosis kedua, entah karena masalah kesehatan atau kesulitan mendapat vaksin di lokasi tertentu. Bahkan, beberapa di antaranya lantaran dalam jeda waktu tersebut mereka terpapar Covid-19.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi berpesan kepada masyarakat yang terlambat mendapat vaksin dosis kedua, agar tetap mendapatkan suntikan kedua saat sudah memungkinkan.
"Tidak apa-apa, masih optimal sampai 28 hari," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan itu juga menyarankan Anda tetap mendapatkan dosis kedua vaksin walau misalnya dosis pertama vaksin Sinovac sudah tiga bulan yang lalu.
Dia meminta Anda yang belum divaksin segera mendapatkan suntikan vaksin. Jadwal pemberian dosis kedua akan diberikan saat vaksin tersedia dan ini bergantung pada suplai vaksin dari produsen. Pelaksanannya pun bertahap dan diatur pemerintah daerah setempat.