Tidak terpenuhi
Manusia adalah mahluk yang memiliki kebutuhan, mulai dari kebutuhan fisik, kebutuhan emosional, kebutuhan spiritual, dan kebutuhan seksual. Ketika kita berada dalam suatu hubungan, kita berharap memiliki sebagian dari kebutuhan ini yang mana jika sebagiannya bisa dipenuhi atau tidak dipenuhi oleh pasangan kita bisa merasa ditolak, tidak dicintai, tidak diprioritaskan.
Saat kondisi ini terjadi, kita berusaha memenuhi kebutuhan ini di tempat lain, bisa melalui pihak ketiga, selingan seperti pekerjaan, teman, atau hobi karena kita merasa kesepian, dan otak manusia akan berusaha mengisi kekosongan itu sebisa mungkin.
Kurang waktu intim
Bagi banyak wanita dalam hubungan asmara jangka panjang, mereka perlu merasa terhubung secara emosional untuk berada dalam suasana hati yang seksi. Namun, banyak pria membutuhkan pengalaman seksual untuk merasa terhubung dengan pasangannya.
Ini berarti bahwa ketika pasangan terputus secara seksual, baik karena masalah soal wkatu, kesulitan hubungan, stres atau masalah kesehatan fisik dan mental, maka sangat mungkin merasakan kesepian dalam hubungan yang dijalani.
Pengkhianatan
Ketika pasangan mengalami perasaan pengkhianatan yang objektif atau subjektif, entah lewat perselingkuhan, kebohongan, atau insiden menyakitkan lainnya, pasangan atau diri kita pasti merasa kesepian. Memperbaiki kerusakan ini bisa dilakukan, tetapi mungkin membutuhkan kesabaran, komitmen, dan usaha besar dari kedua belah pihak.
(Martin Bagya Kertiyasa)