MEMILIKI pasangan berarti memiliki teman untuk berbagi. Tapi ada kalanya masalah yang kita miliki tidak bisa diungkapkan pada pasangan kita.
Akibatnya, meski bersama pasangan mereka pun merasa kesepian. Bukan hanya kekasih, bahkan mereka yang sudah berstatus sebagai suami-istri pun tetap merasa kesepian bahkan saat sedang bersama pasangannya.
Apa alasannya tetap merasa kesepian padahal sedang bersama pasangan? Merangkum Lifehacks, Selasa (10/8/2021) berikut ulasan singkat enam alasan merasa kesepian saat berdua dengan pasangan, seperti yang dituturkan oleh terapis professional, Dr. Stephanie Azri
Merasa kesepian dari dalam
Alasan pertama ialah faktor internal yakni memang sudah merasa kesepian dari dalam, sehingga cenderung menjaga jarak dengan pasangan atau orang-orang sekitar dan mengisolasi diri. Tengah merasa kesepian dan menghindar dari pasangan dan orang lain, disebutkan biasanya sedang meyakinkan diri mereka sendiri bahwa mereka mandiri dan tidak lagi membutuhkan koneksi dari pasangan mereka.
Masalah dalam hubungan
Merasa kesepian dan merasa seorang diri padahal punya pasangan juga dipicu oleh masalah seperti komunikasi yang tidak baik dengan pasangan sampai soal jadwal untuk quality time. Meski saling mencintai, jika tanpa usaha dan memprioritaskan waktu untuk bertemu satu sama lain.
Pada waktunya, pasangan mungkin mulai memutuskan hubungan. Penting untuk menemukan waktu bersama jika tidak ingin merasa kesepian dalam hubungan yang dijalani. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah memastikan bahwa waktu berkualitas yang dihabiskan benar-benar baik. Bukan sekedar kuantitas lama waktu bersama hingga berjam-jam.
Ekspektasi dan goal
Dalam suatu hubungan, pentingnya menetapkan goal dan tujuan dari hubungan itu sendiri. Ini lah yang mengarahkan pasangan ke arah tertentu untuk mencapai sesuatunya berdua. Apa yang terjadi ketika pasangan memiliki tujuan yang berbeda?
Nah hal ini disebutkan bisa mengarah pada perasaan bingung, frustrasi, terkadang bahkan putus asa yang mana perasaan ini cukup untuk membuat pasangan atau diri kita merasa kesepian.
Tidak terpenuhi
Manusia adalah mahluk yang memiliki kebutuhan, mulai dari kebutuhan fisik, kebutuhan emosional, kebutuhan spiritual, dan kebutuhan seksual. Ketika kita berada dalam suatu hubungan, kita berharap memiliki sebagian dari kebutuhan ini yang mana jika sebagiannya bisa dipenuhi atau tidak dipenuhi oleh pasangan kita bisa merasa ditolak, tidak dicintai, tidak diprioritaskan.
Saat kondisi ini terjadi, kita berusaha memenuhi kebutuhan ini di tempat lain, bisa melalui pihak ketiga, selingan seperti pekerjaan, teman, atau hobi karena kita merasa kesepian, dan otak manusia akan berusaha mengisi kekosongan itu sebisa mungkin.
Kurang waktu intim
Bagi banyak wanita dalam hubungan asmara jangka panjang, mereka perlu merasa terhubung secara emosional untuk berada dalam suasana hati yang seksi. Namun, banyak pria membutuhkan pengalaman seksual untuk merasa terhubung dengan pasangannya.
Ini berarti bahwa ketika pasangan terputus secara seksual, baik karena masalah soal wkatu, kesulitan hubungan, stres atau masalah kesehatan fisik dan mental, maka sangat mungkin merasakan kesepian dalam hubungan yang dijalani.
Pengkhianatan
Ketika pasangan mengalami perasaan pengkhianatan yang objektif atau subjektif, entah lewat perselingkuhan, kebohongan, atau insiden menyakitkan lainnya, pasangan atau diri kita pasti merasa kesepian. Memperbaiki kerusakan ini bisa dilakukan, tetapi mungkin membutuhkan kesabaran, komitmen, dan usaha besar dari kedua belah pihak.
(Martin Bagya Kertiyasa)