Namun, di balik pemandangannya yang menakjuban, Gunung Fuji juga berbahaya. Jalur pendakian dari stasiun kelima di lerengnya hingga puncak hanya dibuka dari awal Juli hingga September.
Sisa tahun dianggap terlalu berbahaya untuk didaki. Posko-posko penginapan dan toilet di rute pendakian ditutup untuk mencegah calon pejalan kaki.
Tapi hal tersebut tidak selalu menghentikan orang, dan pada Oktober 2019 seorang pria meninggal setelah jatuh dari gunung saat melakukan streaming langsung.
Fuji terakhir meletus pada 1707, dan meskipun belum menunjukkan tanda-tanda kehidupan dalam beberapa dekade terakhir, para ahli mengatakan letusan dapat menghujani Tokyo dengan abu dan memaksa ratusan ribu orang mengungsi.
(Salman Mardira)