Ia juga menyebutkan beberapa gejala lain yang lebih berat saat anak mengalami gangguan kesehatan mental. Di antaranya mulai mengompol padahal sudah lulus toilet training hingga melakukan sleep walking atau tidur berjalan.
"Itu indikasi ada kecemasan yang dirasakan oleh anak dan mengganggu dirinya. Lalu ada juga kondisi-kondisi yang mereka banting-banting barang, biasanya enggak pernah terus sekarang banting barang," papar Samanta.
Baca juga: Ketua Satgas IDI Sebut Wajar PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Alasannya
Jika beberapa gejala tersebut dialami oleh anak, maka orangtua disarankan melakukan konsultasi ke psikolog atau psikiater.
"Tantangan-tantangan ini tidak hanya dialami oleh para orangtua di situasi pandemi. Orangtua sebaiknya mencari informasi terus, jangan yang enggak akurat tapi yang valid. Kalau dirasa informasinya kurang tolong jadwalkan dengan ahlinya agar bisa mendapatkan penanganan yang sesuai," jelasnya.
(Hantoro)