Andri pun mengaku sudah mempersiapkan regulasi, jika museum kembali dibuka menerima kunjungan wisatawan saat jika memang PPKM berakhir pada 25 Juli 2021 mendatang.
Salah satu regulasi yang disiapkan, yakni berkaitan dengan pengawasan protokol kesehatan untuk karyawan dan pengunjung.
Beberapa yang sudah dirancang, sambung Andri, terkait jumlah pengunjung dalam satu ruangan, cara memecahkan kerumunan dan penggunaan masker.
"Bagaimana memecahkan kerumunan tersebut baik dari mulai masuk museumnya, atau di dalamnya, kita akan atur strategi itu," terangnya.
Ia pun enggan menjelaskan lebih rinci terkait regulasi tersebut karena masih dalam pembahasan internal.
Andri hanya berharap situasi pandemi Covid-19 berangsur kondusif sehingga museum sejarah di Jakarta bisa beroperasi melayani masyarakat seperti sedia kala.
(Rizka Diputra)