Begini Cara Menyusun Rencana Liburan Bareng Anak Agar Wisata Lebih Menyenangkan

Antara, Jurnalis
Kamis 15 Juli 2021 12:04 WIB
Ilustrasi liburan keluarga (Freepik)
Share :

PERENCANAAN matang jadi kunci kelancaran liburan keluarga, orangtua disarankan untuk merencanakannya secara matang dengan memikirkan juga apa yang disukai buah hati agar wisata jadi menyenangkan.

Travel influencer dan pendiri Travel Sparks, Nila Tanzil, mengatakan pertimbangan utama ketika merencanakan liburan adalah apa yang disukai anaknya yang kini berusia enam tahun.

"Hal tersebut dapat dilihat dari daya ketertarikan anak. Pengetahuan tersebut dapat menjadi fondasi dalam menentukan destinasi wisata. Contohnya, karena anak saya suka berenang, maka saya sering mengajak ke pantai dan danau. Tidak hanya menikmati lautan, tetapi anak saya dapat belajar mengenai pengetahuan pelestarian bahari," kata Nila dalam webinar perencanaan liburan.

Baca juga: Coba 5 Ide Ini Agar Liburan Akhir Tahun Bareng Keluarga Lebih Berkesan

Kiat lainnya yang dibahas dalam webinar itu adalah merencanakan liburan yang bertujuan untuk memperkuat ilmu pengetahuan anak-anak. Misalnya berkunjung ke kebun binatang, museum atau monumen bersejarah, hingga ke planetarium demi mengasah pengetahuan dan edukasi anak.

Gaya belajar anak berbeda satu dengan lainnya, ada yang lebih gemar belajar lewat mendengarkan, ada yang lebih tertarik melihat gambar, ada yang semangat belajar jika bersentuhan langsung dengan objeknya, dan ada juga yang memilih gaya belajar yang melibatkan fisiknya alias sambal bergerak kesana kemari.

Ilustrasi anak (Freepik)

Tugas sebagai orang tua adalah mengarahkan anak agar menikmati proses belajar mereka, apapun pilihan gaya belajar anak. “Misalnya seperti anak saya yang seorang visual learner, pengalaman melihat langsung binatang di kebun binatang, yang tadinya hanya dia lihat di buku, akan berkesan di benak anak-anak, sehingga mereka lebih mudah dalam menyerap ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai,” lanjut Nila.

Nila membagikan tips berdasarkan pengalaman pribadi, yakni mempertimbangkan jumlah kegiatan per hari bila liburan bersama anak-anak. Dia menyarankan dua hingga tiga aktivitas per hari mengingat anak butuh waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri dengan sebuah destinasi.

"Jika terlalu banyak acara atau lokasi kunjungan, maka anak-anak akan gampang lelah dan rewel. Itulah sebabnya, merencanakan kegiatan bersama anak-anak harus lebih santai”.

Protokol kesehatan yang ia terapkan bersama keluarga ketika sudah boleh bepergian adalah menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, membawa masker cadangan, menyimpan masker wajah, menyiapkan hand sanitizer dan disinfectant spray untuk anak-anak, kemudian bisa juga membawa peralatan makan sendiri.

Menurut Danny Wilson Peraji, Market Manager Attraction, tiket.com, perencanaan matang menjadi kunci lancarnya liburan keluarga.

“Beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah durasi total liburan, karena hal tersebut menentukan durasi perjalanan, jadwal dan jenis transportasi ideal, akomodasi yang cocok, serta kegiatan dan aktivitas selama berlibur”.

Baca juga: 5 Tempat Liburan Asyik Bareng Keluarga di Jabodetabek, Ada Ragam Wahana Permainan Seru

Dia menjelaskan salah satu cara mudah merencanakan aktivitas liburan adalah lewat fitur tiket To Do, yang mencakup pemesanan tiket atraksi, wahana, hingga pilihan kegiatan daring dan luring lain.

Saat ini, tiket TO DO telah menaungi 10 kategori pelengkap perjalanan, dengan lebih dari 10.200 pilihan kegiatan online dan offline, 386 event yang tersebar di 62 negara. Khusus di Indonesia, tersedia lebih dari 2.000 pilihan kegiatan dan 380 event yang dapat dipilih sesuai keinginan hati orang tua dan anak-anak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya