Hal yang lebih mengejutkan, walau mengerti bahwa manusia terdiri dari dua jenis kelamin, Lang tidak mengetahui perbedaan mendasar antara pria dan wanita.
"Mereka selalu kabur jika melihat orang dari kejauhan. Lebih mengejutkan lagi adalah bahwa hari ini, meskipun bisa membedakan antara pria dan wanita, dia masih tidak mengetahui perbedaan mendasar di antara mereka," ujar Cerezo saat diwawancarai media Australia usai menemukan Lang.
Baca juga: Presiden Jokowi Tetapkan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021, Mal Tutup!
Cerezo menambahkan, "Saya dapat memastikan bahwa Lang tidak pernah memiliki hasrat seksual dan naluri reproduksinya seakan tidak berfungsi sesuai aspeknya."
Salah seorang anggota keluarga Lang bernama Tri mendeskripsikan sosoknya sebagai "seorang bayi dewasa" karena tidak memahami konsep dasar manusia dan kehidupan sosial.
"Lang telah menghabiskan sebagian hidupnya di hutan, jadi otaknya seperti bayi. Jika saya meminta Lang menghajar seseorang, dia akan melakukannya dengan keras. Dia tidak tahu perbedaan antara baik dan buruk. Lang bagaikan seorang anak kecil," ujar Tri.
Baca juga: PPKM Darurat, Ini Aturan WFH dan WFO untuk Perkantoran
Kini Lang Mampu Beradaptasi
Walau sempat dibalut kekhawatiran akan tingkah laku Lang yang bisa saja mengancam orang lain sewaktu-waktu di awal penemuannya, perlahan tapi pasti Lang bisa beradaptasi dengan kehidupan manusia.
Lang menganggap bahwa kehidupan manusia modern "berisik", namun ia takjub dan senang ketika menyaksikan hewan dapat bersahabat dengan manusia seperti dirinya.
"Di hutan, hewan selalu lari dari saya," ujar Lang singkat menjelaskan hubungannya dengan lingkungannya saat menjalani hidup di hutan.
(Hantoro)