Sinopharm pun telah menyelesaikan uji coba fase awal vaksin pada anak-anak dan remaja, dengan hasil yang akan segera dipublikasikan di jurnal ilmiah Lancet, tambah juru bicara itu.
Seorang juru bicara vaksin utama China lainnya, Sinopharm, mengatakan bahwa para ahli telah menunjukkan keefektifan vaksinnya pada anak-anak, tetapi tidak mengkonfirmasi apakah vaksin sudah disetujui untuk digunakan atau belum. Pejabat China mengatakan mereka berencana untuk menyuntik 70 persen dari populasi 1,41 miliar pada akhir tahun ini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyetujui vaksin Sinopharm dan Sinovac untuk penggunaan darurat pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas, dan kedua suntikan tersebut diberikan di beberapa negara di seluruh dunia.
Tapi, WHO tidak merekomendasikan vaksinasi anak-anak, meskipun di Amerika Serikat, Inggris, Singapura, dan Uni Eropa telah menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech untuk mereka yang berusia 12 tahun.
(Martin Bagya Kertiyasa)