Insiden ini terjadi satu minggu setelah penerbangan Ryanair lainnya dipaksa mendarat di Belarus oleh pihak berwenang yang diduga menyerukan ancaman bom palsu untuk menangkap seorang penumpang yang merupakan jurnalis oposisi rezim otoriter di negara itu.
Tidak ada hubungan yang jelas antara kedua insiden tersebut. Pemerintah Jerman telah menjadi salah satu dari beberapa kritik keras terhadap taktik pemerintah Belarusia, yang dijalankan oleh presiden dan sekutu Putin Alexander Lukashenko.
"Pesawat mendarat dengan selamat dan penumpang diturunkan untuk memfasilitasi pemeriksaan keamanan yang ekstensif terhadap penumpang dan semua bagasi,” kata Ryanair.
Baca juga: Tolak Pakai Masker, Pria Mabuk Tanduk Pramugara di Pesawat