Yuk Deteksi Dini Lansia Renta dengan RAPUH

Antara, Jurnalis
Senin 31 Mei 2021 16:06 WIB
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Share :

Pemeriksaan untuk mendeteksi sarkopenia bisa dilakukan di rumah sakit, meliputi uji genggam tangan, pengukuran massa otot dan tes performa fisik.

Kerentaan dan sarkopenia tak boleh dibiarkan karena bila penyandangnya jatuh, apalagi ditambah ostreporosis, maka bisa mengarah pada patah panggul. Akibatnya, dia bisa mengalami imobilitasi atau hanya bisa terbaring dan berisiko terkena infeksi serta kecacatan menetap.

“Jadi kalau dimaklumi, tidak dideteksi awal dan diobati, akhirnya seperti ini. Padahal, sarkopenia dan kerentaan bisa dicegah dan diobati,” kata Lazuardhi.

Menurutnya, di era pandemi saat ini, kondisi renta juga bisa membuat lansia berisiko terkena Covid-19 dan menghalangi mereka mendapatkan vaksin, walaupun menjadi prioritas untuk divaksin.

Lazuardhi mengatakan, seorang lansia yang renta harus menunda divaksin, sembari memperbaiki kondisinya sehingga performa fisik, kemudian resistensi dan status gizinya membaik.

Tatalaksana yang bisa mereka jalani dibantu tenaga kesehatan antara lain pemberian gizi yang baik, kemudian olahraga untuk penguatan otot, stamina, kelenturan dan pencegahan jatuh, lalu pemberian vitamin D sesuai kebutuhan tubuh, mengelola penyakit menahunnya dan menghindari efek buruk banyaknya obat atau poli farmasi.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya