Lebih lanjut, dr Radito menerangkan bahwa ada tiga pilihan deteksi dini yang ideal untuk melihat apakah ada risiko PJB pada bayi dalam kandungan, saat lahir, dan sebelum bayi pulang dari rumah sakit.
Pertama, pemeriksaan ekokardiografi fetus antenatal yang mana skrining ini dilakukan saat bayi masih dalam kandungan. Kemudian, pemeriksaan oksimetri denyut saat bayi baru lahir untuk mengecek kadar oksigen dalam tubuh si bayi.
"Skrining ketiga adalah skrining klinis rutin pada hari pertama kehidupan dan sebelum bayi dipulangkan dari rumah sakit," terang dr Radityo.
(Martin Bagya Kertiyasa)