Mengenal Seba Badui, Tradisi Pariwisata Terfavorit API 2021

Antara, Jurnalis
Senin 24 Mei 2021 13:03 WIB
Tradisi Seba Badui di Lebak, Banten sebelum pandemi Covid-19 (Dok Okezone)
Share :

TRADISI Seba Badui yang berasal dari Banten meraih prestasi kedua pariwisata terfavorit pada even Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021 di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

"Kami memberikan apresiasi tradisi Seba Badui yang meraih prestasi terfavorit pariwisata di Indonesia itu," kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Wawan Sukmana di Lebak, Senin (24/5/2021).

Tradisi Seba Badui merupakan budaya masyarakat Suku Badui yang ada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dan hingga kini masih tetap lestari.

Baca juga:  Nikmati Tradisi Leluhur dalam Seba Baduy 2020

Selama ini, pelaksanaan tradisi Seba Badui atas keinginan warga Badui berdasarkan perhitungan adat, namun biasanya setelah melaksanakan ritual Kawalu.

Dimana Kawalu pemukiman masyarakat Badui tertutup bagi wisawatan.

Tradisi Seba Badui menjadikan khasanah budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.

 

Masyarakat Badui (Okezone)

Lebih lanjut dikatakannya budaya Seba Badui sebagai bentuk silaturahmi masyarakat Badui dengan pemerintah yakni Bupati Lebak dan Gubernur Banten serta pejabat lainnya.

Selain itu juga bentuk syukur atas diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa selama setahun hasil pertanian melimpah, tambahnya.

Dalam tradisi Seba Badui itu, warga Badui menyerahkan hasil pertanian ladang, seperti pisang, talas, beras huma, petai, gula merah dan aneka kuliner.

Disamping itu juga tradisi Seba Badui dapat menyampaikan aspirasi masyarakat adat untuk mendapatkan perlindungan dari aparat pemerintah setempat.

"Warga Badui kerapkali mengalami gangguan keamanan dan lingkungan dari orang luar yang melakukan perusakan di kawasan pemukiman adat, " katanya.

Baca juga: Ini 6 Pengharagaan Anugerah Pesona Indonesia Diraih Riau

Pada tradisi Seba Badui tahun 2021,kata dia, masyarakat Badui meminta perlindungan permohonan kepada bupati dan aparat penegak hukum atas adanya eksploitasi pertambangan emas tanpa izin di kawasan Gunung Liman.

 

Sedangkan, kata dia, Gunung Liman itu merupakan gunung larangan yang harus dijaga juga titipan dari leluhur.

"Dengan laporan yang disampaikan itu mereka para pelaku perusak Gunung Liman ditangkap aparat Kepolisian, "katanya.

Menurut dia, pelaksanaan tradisi Seba Badui wajib dilakukan setiap tahun oleh masyarakat Badui Dalam maupun Badui Luar, karena titipan leluhur itu.

Apabila, tidak dilaksanakan Seba Badui akan kualat dan dapat menimbulkan malapetaka bencana alam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya