PT Gunung Sarihijau Enam Tiga sendiri merupakan salah satu produsen teh yang telah berusia 25 tahun serta telah mengembangkan dan melestarikan hampir seluruh jenis teh yang ada di Indonesia.
Sebagai negara penghasil teh ketujuh di dunia, Indonesia diakui sebagai salah satu negara penghasil teh terbaik.
Teh yang sangat terkenal dan sering ditemui di masyarakat Indonesia yaitu jenis teh hitam (black tea). Teh ini digemari karena rasanya lebih ringan dan tidak terlalu pahit.
Teh sama halnya kopi dan cokelat ternyata juga mengandung kafein. Meskipun kandungannya lebih rendah dibandingkan kopi.
Teh yang memiliki kandungan kafien paling rendah yakni black tea 30 persen, oolong tea 50 persen dan green tea 70 persen.
Dalam kondisi pandemi saat ini, teh menjadi salah satu pilihan minuman herbal yang telah dibuktikan memiliki khasiat untuk meningkatkan daya dahan tubuh.
Dilansir dari laman doktersehat.com, teh memiliki kandungan utama polifenol (katekin), asam amino dan juga asam lemak omega-3 dan omega-6.
Teh juga memiliki kandungan asam folat dan beberapa mineral seperti magnesium, fosfor, kalium, mangan dan "fluoride".
Kandungan tersebut memiliki beragam manfaat untuk kesehatan seperti meningkatkan konsentrasi, mencegah kanker, menjaga fungsi kognitif otak, kesehatan gigi dan mulut.
Dari semua jenis teh, ternyata teh yang paling mahal yaitu white tea. Teh ini mahal karena dipetik hanya satu pucuk teratas dengan teknik pemetikan sebelum matahari terbenam.
Teh ini hanya bisa tumbuh di pegunungan Taiwan serta memiliki kadar antioksidan tinggi bahkan dengan mengonsumsi satu gelas seduhan white tea setara dengan sepuluh gelas jus apel.
Tradisi
Teh di Indonesia juga merupakan bagian dari tradisi. Memang sebagian masyarakat Indonesia sedang tren mengonsumsi kopi.
Namun banyak juga masyarakat yang masih mempertahankan mengonsumsi teh.