Anak Meninggal karena Malpraktik Ruqyah, KPAI Sebut Jadi Alarm bagi Masyarakat

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 19 Mei 2021 16:06 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

SEORANG anak asal Temanggung, Jawa Tengah, ditemukan tak bernyawa, setelah diruqyah karena terlalu nakal. Anak yang dipanggil Ais tersebut ditemukan baru empat bulan kemudian dalam keadaan membusuk.

Belakangan, baru Ais diduga dibunuh dengan cara ditenggelamkan dalam bak mandi oleh dua orang dukun, Haryono dan Budiono. Setelah tak bernyawa, jasad Ais dikembalikan lagi ke orangtuanya dan dua dukun itu menitipkan pesan agar membiarkan Ais begitu saja, karena mereka percaya Ais akan hidup kembali. Namun, setelah 4 bulan Ais tak pernah bangun lagi.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, mengimbau kepada semua masyarakat agar menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran bersama.

"Siapapun itu orangnya, apakah keluarga atau masyarakat sekaligus warga negara, harus terus meningkatkan kewaspadaan dan berkomitmen penuh untuk memberikan perlindungan terbaik untuk anak Indonesia," ungkapnya kala dihubungi MNC Portal.

Meski demikian, dia tetap meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Bahkan, berikan hukuman seberat-beratnya pada pelaku.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya