Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Taipei Lockdown Sendiri Tanpa Disuruh Pemerintah

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 18 Mei 2021 10:34 WIB
Taipei lockdown. (Foto: Instagram @tsai_ingwen)
Share :

Lebih lanjut, pemilik akun Twitter @qronoz menceritakan bahwa beberapa teman diasporanya yang menetap di Taipei memang memutuskan di rumah saja selama persebaran virus corona meningkat belakangan ini.

"Diceritain sama teman diaspora Indonesia di Taipei bahwa di sana karena ada kenaikan kasus covid-19. Kantor-kantor pada ambil kebijakan WFH, sekolah online lagi, lokasi publik pada sepi, padahal dari pemerintahnya baru level imbauan dan belum sampai keputusan lockdown," ungkap @qronoz.

Baca juga: Surat Bebas Covid-19 Jadi Syarat Perjalanan Pasca-Larangan Mudik 

Dijelaskan juga bahwa ada peta yang dibagikan ke publik tentang histori pergerakan orang yang positif covid-19 agar dihindari 2 pekan ke depan. Pemerintah Taiwan pun tegas dalam urusan aturan hukum.

Ya, dikatakan di sana bahwa mereka yang tak pakai masker akan disanksi. Ketularan tapi tidak melaporkan pun ada sanksinya yang kalau dirupiahin mencapai Rp1,5 miliar.

"Menariknya (menurut teman saya) di sana orang-orangnya agak konservatif seputar vaksin," kata si netizen.

Baca juga: BPOM Cabut Rekomendasi LQC Donasi sebagai Produk Penanganan Covid-19 

"Jadi di Taiwan bisa menekan penularan covid-19 ya karena disiplin. Program vaksin gratisnya pun masih terbatas di lansia dan tenaga kesehatan. Kalau orang biasa mau divaksin, mesti bayar sekira Rp300 ribuan. Ya, beda negara beda strategi (dan tingkat kedisiplinannya) yes," tambahnya.

Di akun Instagram Presiden Taiwan @tsai_ingwen pun bisa dilihat bersama bagaimana kondisi Taiwan saat ini. Benar-benar kosong, meski masih terlihat satu atau dua orang di jalan, tapi masih bisa dihitung jari.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya