SETIAP pekerjaan tentu ada suka dan dukanya termasuk menjadi awak kabin. Di saat Idul Fitri, mereka harus tetap setia melayani penumpang, seperti yang dirasakan Pramugara Tubagus Rahsa.
Ya, meski terlihat menyenangkan, namun profesi sebagai pramugara juga punya kisah sedih di baliknya. Jam kerja yang padat membuat pramugara atau pramugari harus tetap bekerja bahkan di momen libur seperti Idul Fitri sekalipun.
Baca Juga: Manisnya Pramugari Cindy Pakarti Tampil Berhijab, Lagi Cari Jodoh!
Tubagus Rahsa mengungkap kisah selama ia menjadi pramugara. Banyak hal menyenangkan yang ia dapatkan saat menjalani pekerjaannya, namun juga ada pengalaman kurang menyenangkan.
“Kalau pas lagi di luar kota ya enaknya bisa jalan-jalan, tidur di kasur yang nyaman, main game,” kata Tubagus yang dikutip Okezone dari channel Youtube Tubagus Rahsa.