Kepala Seksi Binmas Kemenag Bojonegoro M. Abdullah Hafidz menyatakan, menikah di malam songo sudah jadi tradisi masyarakat Bojonegoro.
"Tradisi akad nikah di malem songo masih menjadi budaya yang dianggap baik melangsungkan pernikahan, sehingga banyak masyarakat yang ingin menikahkan putra-putrinya di malam yang dianggap spesial dan penuh berkah tersebut," ungkap Hafidz.
Sejumlah calon pengantin yang hadir terbanyak didominasi wilayah Bojonegoro bagian timur, mulai dari Kecamatan Baureno, Kecamatan Kanor, Kecamatan Kedungadem hingga Kecamatan Balen. Para calon pengantin itu melangsungkan akad nikah di rumah, maupun di Kantor KUA setempat, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.
(Salman Mardira)