Menurutnya, ketika kaum antivaksin ini diajak berdebat atau paham mereka ditanggapi, maka yang ada hanyalah makin berisik dan nyaring suara mereka. "Jadi, diemin saja sudah," tambahnya.
Baca Juga : Imunisasi Nasional 2020 Menurun, Juli Sekolah Tatap Muka Jadi Berbahaya?
Hal ini pun akan memengaruhi pola berpikir kelompok yang masih ragu. Sehingga, ada baiknya tidak memperdebatkan paham-paham antivaksin.
Anda berhak bertindak jika mereka sudah melancarkan maksud membujuk atau mengajak orang lain supaya satu pemahaman dengan Anda. Artinya, ketika sudah ada kalimat ajakan di sana pun keterangan yang mereka sampaikan mengandung unsur kebencian.
"Kalau sudah begitu, jangan ragu untuk lapor dinas kesehatan atau polisi karena apa yang mereka lakukan sudah menggangu suksesnya imunisasi pemerintah," tambah Prof Soedjatmiko.
(Helmi Ade Saputra)