Sampai saat ini, kelompok antivaksin atau mereka yang menolak menggunakan vaksin masih ada. Kelompok ini sejatinya tidak apa ada, tetapi menjadi masalah ketika mereka mulai mengajak orang lain untuk mempercayai paham mereka.
Mungkin sebagian dari Anda bakal tersulut emosi saat mendengar paham-paham atau pemikiran kaum antivaksin. Tapi, menurut Prof Soedjatmiko, kaum antivaksin jangan dilawan atau ditanggapi.
"Ketika kaum antivaksin sudah mulai mengeluarkan pahamnya di media sosial, maka disarankan untuk jangan membantah mereka, jangan mengomentari pahamnya, karena tidak akan berubah pemahaman mereka mengenai imunisasi," ungkapnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (30/4/2021).
Mengapa Prof Soedjatmiko memberi saran tersebut?